Apa keuntungan social media marketing

Apa keuntungan social media marketing — Social media marketing adalah aktivitas menggunkan social media sebagai sarana untuk melakukan tehnik marketing supaya produk/jasa bisa tersebar secara optimal.

Keuntungan dalam Menggunakan Social Media Marketing

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa lebih dari 3,2 miliar orang di dunia menggunakan media sosial dewasa ini. Angka ini menjadi fakta menarik, sekaligus bukti bahwa media sosial memang digandrungi masyarakat.

Dengan media sosial, proses marketing yang dilakukan akan jadi jauh lebih menyenangkan. Ada beberapa keuntungan yang bisa menjadi alasan kenapa marketing jenis ini penting. Begini penjelasannya.

Also Read : Pentingnya social media management

1. Harga yang relatif murah

Membuat akun sosial media untuk bisnis Anda gratis, namun tentunya Anda membutuhkan team yang handal untuk membuat konten yang berkualitas.

2. Fleksibel untuk menjalankan paid advertising

Paid advertising yang ditawarkan oleh Facebook Ads sangatlah nyaman untuk Anda gunakan karena iklan tersebut dapat dijalankan kapan pun Anda butuhkan, dan sesuai dengan budget yang ditentukan.

4. Penggantian konten secara rutin dan teratur

Berbeda dengan media yang lainnya, Anda dapat mengupload konten yang berbeda setiap harinya, sesuai dengan kebutuhan Anda. Bandingkan dengan iklan radio atau televisi, mereka hanya akan menjalankan satu skrip yang sudah kita siapkan.

5. Social media presence

Tidak salah lagi, social media presence sangatlah dibutuhkan oleh suatu bisnis karena konsumen mencari informasi mengenai suatu produk atau servis melalui sosial media, selain menggunakan search engine.

6. Customer relationship management medium.

Banyak sekali bisnis yang melupakan pentingnya hubungan yang baik dengan konsumen, sehingga konsumen itu pun beralih ke kompetitor produk atau servis yang sama.

Akun sosial media Anda dapat menampung berbagai macam keluhan, saran, dan apa pun yang konsumen rasakan sehingga Anda tahu, apa yang perlu diperbaiki secara cepat.

Selain itu, sosial media juga dapat menampung ide dari konsumen untuk membantu Anda menjalankan new product development.

7. Meningkatkan Brand Awareness

Sebuah produk akan semakin diakui keberadaannya ketika diunggah di media sosial secara terus-menerus. Ini karena perlahan-lahan masyarakat akan mulai menaruh perhatian.

Mulanya masyarakat mungkin hanya akan melihat-lihat produk atau jasa yang kamu tawarkan untuk sementara waktu. Namun, jika terus diunggah di media sosial, sebuah produk akan mulai dianggap ada dan diingat oleh masyarakat.

Ini karena media sosial jadi sebuah platform yang terus dikonsumsi setiap hari oleh orang-orang.

8. Mendapatkan feedback produk dan strategi pemasaran

Ini adalah tahap lanjutan dari efek social media marketing. Setelah diakui keberadaannya, sebuah produk akan mulai jadi topik pembicaraan. Kamu pun bisa melihat langsung bagaimana customer berinteraksi dengan konten di media sosialmu. Misalnya dengan memberikan like atau mem-follow akunmu.

Ditambah lagi, media sosial juga menawarkan fitur komentar. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk memberikan pendapatnya soal produk yang kamu tawarkan atau cara kamu memasarkan produkmu.

Bagi perusahaan, ini bisa jadi alat untuk mengukur kelebihan dan kekurangan dari produk atau strategi marketing yang kamu pilih.

9. Mempelajari Kompetitor

Mempelajari kompetitor jadi lebih mudah dengan social media marketing. Pasalnya, social media marketing sekarang marak digunakan oleh perusahaan untuk memasarkan produk.

Dengan aktif di media sosial, strategi yang dilakukan oleh kompetitor bisa jadi bahan pembelajaranmu.

Tips Menjalankan Sosial Media Marketing

1. Membuat konten yang tepat

Membuat konten sosial media marketing tentunya harus sejalan dengan tujuan yang Anda ingin capai. Sebagai contoh, jika target audiens Anda adalah mereka yang berusia muda, Anda harus membuat konten yang fresh dan menarik bagi mereka. Hal ini bisa dicerminkan dari pemilihan gambar dan warna yang sesuai.

Konten yang tepat akan menghasilkan conversion rate yang baik. Sebaliknya, konten yang tidak sesuai tidak akan membuahkan hasil yang diinginkan.

2. Perencanaan konten yang matang

Seperti dibahas di point sebelumnya, sangatlah penting untuk menghasilkan konten yang sesuai. Namun, jika akun sosial media Anda hanya dipenuhi oleh gambar produk atau servis yang Anda jual, akan sulit bagi Anda untuk mendatangkan traffic.Sebagai contoh, sangatlah penting untuk akun bisnis mengupload posting yang berupa greetings untuk menunjukan engagement dari bisnis Anda ke dunia sosial. Konten greetings seperti ucapan hari raya sangatlah penting untuk dimasukan kedalam agenda sosial media Anda.

3. Konsistensi

Tentunya, konsistensi dan komitmen dari marketing team Anda untuk menjalankan sosial media campaign sangatlah penting. Bayangkan, jika akun Anda hanya melakukan posting setiap dua bulan sekali. Apa yang akan followers Anda rasakan?

Mereka akan berasumsi kalau brand Anda tidak konsisten dan mungkin akan meninggalkan Anda. Konsistensi juga merupakan hal yang sangat penting saat awal aktivasi sosial media sebuah bisnis.

4. Analisa competitor

Apa aktivitas sosial media kompetitor Anda? Konten seperti apakah yang mereka sampaikan kepada fanbase mereka? Hal-hal ini sangatlah penting untuk Anda pelajari karena pasti ada alasan di setiap aktivitas marketing yang mereka lakukan.

Mungkin saja, Anda bisa menemukan strategi konten yang jauh lebih menarik dibanding mereka.

5. Analisa aktivitas sosial media Anda

Jumlah followers, likes, dan comments merupakan indikator standard yang harus Anda perhatikan setiap waktu. Angka-angka ini menunjukan keberhasilan campaign Anda secara kuantitatif.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan hal-hal yang bersifat kualitatif, seperti jumlah pertanyaan mengenai produk atau servis yang Anda tawarkan, cara pemesanan, dan lain-lain.

6. Pemberian gimmick

Everyone loves free stuffs, ya betul! Pemberian consumer promo seperti voucher discount ataupun barang gratis sudah terbukti efektif dalam meningkatkan tingkat engagement audiens. Tentunya ada beberapa strategi yang harus diperhatikan, jangan sampai hal seperti ini menjadi boomerang bagi Anda!

7. Pelajari Selera Audiens

Pertama, lihat selera customer atau audiensmu. Selera audiens bisa jadi tolak ukur kecocokan produk yang kita buat.

Selain itu, dengan memetakan selera audiens, kamu bisa menentukan konten menarik apa yang akan dibuat di media sosial. Semakin cocok selera audiens dengan konten yang kamu sajikan, engagement pun jadi lebih besar.

8. Tentukan Platform yang Mau Disasar

Kedua, tentukan dalam platform mana produk akan dijual. Seperti yang sudah disebutkan di atas, setiap platform memiliki fiturnya sendiri-sendiri. Hal ini akan berpengaruh terhadap penyajian konten dari produk yang akan dijual.

Misalnya sebuah produk akan dipasarkan di Instagram. Maka, produk itu harus dipasarkan dengan gaya milenial. Apa sebabnya? Kebanyakan Instagram dipakai oleh para milenial, sehingga kontennya harus dikemas serelevan mungkin.

9. Ciptakan Konten yang Menarik

Konten yang menarik harusnya menghasilkan peningkatan engagement dan sharing. Dengan konten yang menarik, orang juga bisa saja tergerak membeli atau menggunakan produk yang dipasarkan.

Untuk menciptakan konten yang menarik, kamu tentu harus melakukan riset dulu. Cari tahu konten apa saja yang dibutuhkan oleh audiensmu dan jenis konten seperti apa yang paling mereka sukai. Misalnya audiensmu lebih suka konten video, kamu bisa fokus menciptakan video-video yang menarik.

10. Evaluasi

Media sosial akan menyajikan data-data yang akurat mengenai keberhasilan dalam proses marketing. Data-data ini bisa digunakan sebagai bahan pembelajaran social media marketing yang lebih baik ke depannya.

Selain engagement dan sharing, ada faktor-faktor lain yang bisa jadi tolak ukur keberhasilan social media marketing. Di antaranya followers (pengikut), jumlah orang yang melihat konten, serta seberapa banyak orang mengunggah ulang konten yang dibuat.

Menggunakan jasa digital agency untuk social media marketing ?

Dari paparan di atas, Anda sekarang mempunyai gambaran siapa saja yang dibutuhkan untuk menjalankan social media marketing. Seorang desainer untuk membuat tampilan konten terlihat rapi dan menarik dan seorang copywriter untuk menyusun kata yang dibubuhkan dalam desain konten yang akan diunggah. Keduanya bekerja sama untuk membuat konten untuk akun media sosial Anda yang bisa mengkomunikasikan brand identity bisnis Anda sendiri.

Tentu Anda bisa mempekerjakan karyawan sendiri untuk social media management. Namun hal tersebut tidak direkomendasikan untuk bisnis yang sama sekali tidak memiliki pengalaman dalam media sosial. Social media management membutuhkan pendekatan yang halus karena target konsumen Anda dapat mengetahui dengan mudah konten yang tidak autentik.

Jika Anda salah satu dari bisnis pemula tersebut, lebih baik Anda menyerahkannya pada yang lebih berpengalaman. Mousmedia menyedia jasa khusus untun maintenance produk anda silahkan berkunjung kehalaman Jasa SEO & Maintenance, jasa ini disediakan oleh mousmedia untuk membantu pemilik website dan perusahaan yang tidak memiliki waktu dan SDM yang cukup untuk memaksimalkan produk dan websitenya.

Tag

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of
× we love to help you